Foto: Ilustrasi/Thinkstock

Foto: Ilustrasi/Thinkstock

Menurunnya gairah bercinta setelah menopause menjadi masalah yang kerap dirasakan wanita. Ditambah lagi, dengan keluarnya keringat berlebihan di malam hari atau yang biasa disebut hot flashes, membuat kualitas hubungan seksual wanita menurun.

Untuk mengatasi masalah itu, biasanya para wanita akan berkonsultasi ke dokter. Tapi penelitian terbaru dari Baylor University menemukan afrodisiak baru berupa hipnosis. Bagaimana bisa?

Tim peneliti mengamati hampir 200 wanita yang sudah menopause dan mengalami 50 atau lebih hot flashes dalam satu minggu. Mereka mengaku kondisi itu menurunkan kualitas hubungan seksualnya. Kemudian, peneliti mendaftarkan setengah dari peserta dalam lima sesi hipnoterapi mingguan untuk melihat apakah terapi itu bisa meningkatkan kehidupan seks mereka secara kerseluruhan.

Setengah lainnya menerima terapi kontrol perhatian yang lebih standar. Setelah pasien rileks, terapis menyarankan mereka membayangkan suasana yang penuh dengan kesejukan misalnya berjalan di pegunungan pada pagi hari yang dingin atau merasakan turun hujan ketika musim salju.

“Kami menemukan bahwa perempuan lebih mampu memasuki pikiran bawah sadarnya ketika mereka mulai mengalami kesejukan,” kata pemimpin studi Gary Elkins, PhD, profesor psikologi dan ilmu saraf serta direktur program psikologi klinis Psy.D di Baylor University.

Setelah sesi selama lima minggu, peeserta yang mendapat hipnoterapi mengaku memiliki hubungan seks yang lebih baik. Hot flashes mereka pun berkurang 70 persen. Tiga bulan kemudian, ketika mereka bisa menghipnotis dirinya sendiri, hot flashes berkurang hingga 80 persen.

Sedangkan, pada kelompok yang lain, hot flashes hanya menurun sebesar 15 persen. Menurut Elkins, hipnoterapi sangat efektif untuk meningkatkan kualitas hubungan seks wanita yang sudah menopause karena hot flashes bisa dikurangi, demikian dilansir Prevention, Senin (25/11/2013).

“Hot flashes bisa dikurangi karena terdiri dari rentang mengganggu sampai tak tertahankan. Namun yang lebih penting adalah hipnoterapi bisa mengurangi stres sehingga hubungan seks akan lebih baik, salah satu cara mudahnya yakni mengelola stres dengan melakukan pernapasan dalam,” papar Elkins. (detik.com)